hoaks media sosial

Pemerintah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara mengajak mahasiswa dan pelajar menangkal informasi palsu atau hoaks yang dapat mengganggu kestabilan daerah dan tatanan sosial kemasyarakatan.

Asisten 1 Setda Kota Kendari, Agus Salim mengatakan, hoaks memiliki dampak besar dan panjang secara sosial dan politik.

“Secara sosial, hoaks berkembang dalam bentuk pluralisasi masyarakat yang semakin tajam,” kata Agus dikutip dari Antara, Rabu (24/11/2021).

Selain itu, secara politik, lanjut Agus, hoaks dapat mengganggu proses demokratisasi yang sudah berjalan di Indonesia.

Dia menilai, generasi milenial khususnya pelajar dan mahasiswa memiliki karakter yang khas dan rentan dilibatkan, dipengaruhi, atau diprovokasi isu-isu negatif. 

“Generasi milenial secara strategis diharapkan dapat mengantisipasi serangan berita berita bohong atau hoaks pada masa kampanye di media sosial serta menjadi agen perubahan dalam membangun nasionalisme generasi muda,” ujar dia.

Sumber: Liputan6

Pelatihan komputer untuk warga wawonii

PT. Gema Kreasi Perdana guna melahirkan generasi yang melek teknologi, salah satu perusahaan pertambangan di Kabupaten Konawe Kepulauan mengadakan Kursus Komputer. Hal ini telah dijalankan PT Gema Kreasi Perdana (GKP) sejak bulan Januari 2019. Tempat kegiatan kursus terbagi dua Desa, yakni Sukarela Jaya dan Desa Nambo Jaya.

Khusus kursus komputer di desa Sukarela Jaya telah melahirkan seratusan alumninya. Kebanyakan pelajaran SMP dan SMA serta masyarakat umum. Bahkan empat orang telah direkrut menjadi staf administrasi di perusahaan GKP.

Seperti di ketahui januari 2019 lalu pihak perusahaan meresmikan tempat kursus komputer di desa sukarela jaya dan kali ini, PT Gema Kreasi Perdana kembali membuka dan meresmikan di desa nambo jaya.

Sementara itu, staf pengajar Pipit Aprianti yang juga Alumni universitas 17 agustus (untad) mengatakan, pihaknya terus berkomitmen melatih generasi pelajar untuk memahami pengoperasian komputer. Mereka diharapkan mampu menguasai Microsoft word, Excel, membuat power point dan perangkat lainnya.

Bahkan lanjut pipit perangkat desapun kami ajar agar paham mengoperasikan komputer.

Humas PT GKP, Marlion mengaku bahwa perusahaannya memiliki komitmen yang tinggi guna menciptakan generasi yang kelak melek teknologi. Buktinya, setelah membuka kursus komputer di Desa Sukarela Jaya sejak awal tahun. Maka pertengahan tahun ini kembali diresmikan kursus komputer di desa Nambo Jaya.

“Saat ini dan ke depan persaingan kerja hanya bisa digeluti oleh generasi yang paham digital. Dasar inilah yang membuat kami berkontribusi dikegiatan kursus komputer. Ini juga bagian komitmen perusahaan kami terhadap masyarakat lingkar tambang,” jelasnya, Minggu (21/7/2019) saat ditemui usai peresmian kursus komputer.